Sunday, November 29, 2009

Tampil Syur, Tamara Bleszynski Didukung Keluarga

Tamara Bleszynski percaya diri berbikini di film garapan Rizal Mantovani 'Air Terjun Pengantin'. Perempuan yang kini berusia 34 tahun itu berani tampil seksi karena mendapat restu dari keluarganya.

"Saya sudah konsultasi dengan keluarga saya. Mereka tidak melarang. Katanya asalkan tidak tidak melanggar norma dan undang-undang," ujarnya saat ditemui di pemutaran perdana 'Air Terjun Pengantin' di FX Plaza, Jl. Jend Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (30/11/2009).

Tak hanya berkonsultasi dengan keluarga, Tamara membutuhkan waktu dua minggu untuk membulatkan tekad tampil seksi di film itu. Ia ingin tampil maksimal berperan sebagai Raya.

"Saya harus berpikir untuk total bermain dan matang," jelasnya.

Kabareskrim: Laporkan Kalau Ada yang Merasa Disuap Anggodo

Kabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Ito Sumardi berjanji akan mengkaji kasus Anggodo Widjojo, adik buron koruptor Anggoro Widjojo. Ito berharap ada rekaman Anggodo yang mengaku menyuap pejabat bisa diperkuat dengan laporan pihak yang disuap.

"Ada nggak yang disuap? Laporkan dong kalau ada yang merasa disuap. Kalau nggak ada yang melaporin bagaimana dong kita mau memproses," ujar Ito Sumardi ketika ditanya apakah rekaman suara Anggodo yang diputar di MK 3 November lalu tak bisa dijadikan barang bukti.

Hal itu disampaikan Ito usai sertijab di Rupatama Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (30/11/2009).

Ito mengatakan mengenai kasus Anggodo, Bareskrim akan mengkaji bisa dikenakan pasal apa dengan tindak pidana apa.

"Kalau ada bukti-bukti yang kuat kita proses secara hukum. Kasih saya kesempatan. Saya cuma satu, saya akan melanjutkan apa yang dikerjakan Pak Susno," imbuhnya.

Mantan koordinator staf ahli Kapolri ini juga minta waktu untuk mengkaji kasus Bank Century. Bareskrim akan membentuk tim khusus menangani kasus itu.

Cara meliht odometer dimundurin

1) kalau Km 50.000an ke atas pastinya lingkar setir pasti sudah licin atau urat2 kulit PU/kulitnya pasti sudah mulai botak,, ngebayang kan kalau udah 100rban pasti bukan sekedar botak tp lem-leman yg ada didalamnya mulai lepas jd kl kita pegang PU/lether stirnya sudah bs ky muter gt,, tp kl setirnya yg plastik ky kijang pasti urat plaistiknya sdh mulai licin mulus,,,tp ada kalanya si pedagang mengganti steering wheels tsb,, nah kl itu berlanjut ke point2.

2) Dashboard umumnya kalau kendaran sdh mempunyai jarak tempuh yg tinggi biasanya jg sdh mulai menunjukan gejala "licin" sama seperti ster agak licin dan mengkilat jd udah gak keset lagi , terutama mbl yg sering d jemur matahari..

3) ODOMETER utk kendaraan yg sdh dilengkapi immobilizer kita bs cek ke bengkel resmi dan cek melalui eeprom ecu nya berapa record milage terjauh terakhir,, walaupun odometer belum menempuh jarak tsb,, tp kl liat di website reset mileage sekarang jg udah canggih eeprom tsb bs d replace d bagian instrument clusternya sehinnga tdk meninggalkan jejak..

4) Mesin,, coba cek ke bkl yg loe kenal minta dia buka cover t-belt.. kl mileage dibawah 35.000 t-belt tulisannya masih cukup jelas tp gak ky baru, hanya masih ok utk digunakan ,, kl udah lebih dr 50,000 nah t-belt kemungkinan udah tipis dan harus d ganti atau keliatan br bgt,,, nah binun kan kl km br 30000 t beltnya udah minta ganti atau pernah d ganti,,, dan umumnya kl t-belt masih asli ada segel dengan tanda cat dr pabrikan kalau baut2 di area tersebut blm pernah terbuka..