Thursday, December 3, 2009

2.000 Warga Palestina Diundang Berhaji Oleh Kerajaan Saudi

Raja Arab Saudi, Raja Abdullah akan mengundang 2.000 warga Palestina untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Mereka yang diundang adalah para anggota keluarga korban agresi brutal Israel bulan Januari 2008 lalu. Tak tanggung-tangggung, Raja Abdullah mengundang mereka dengan instruksi khusus kerajaan dan mereka akan diperlakukan sebagai tamu negara.

Kementerian Wakaf Palestina, Mahmoud Al-Habbash menyatakan, undangan itu merupakan berita bahagia bagi rakyat Palestina. Untuk memenuhi undangan tersebut, kementerian akan membentuk sebuah tim yang akan melakukan seleksi calon jamaah dari Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Kedubes Palestina di Yordania dan Mesir sudah diinstruksikan untuk memberikan visa bagi para calon jamaah haji yang akan menjadi undangan Kerajaan Arab Saudi. Selama di tanah suci, pihak kerajaan akan menanggung seluruh biaya transportasi, penginapan dan akomodasi.

Dengan adanya undangan itu, jumlah jamaah haji asal Palestina tahun ini mencapai 5.000 orang.

Inspeksi

Sementara itu, Gubernur Mekkah, Pangeran Khaled Al-Faisal hari Rabu (18/11) melakukan sidak ke seluruh fasilitas-fasilitas haji, termasuk ke lokasi Jembatan Jamarat yang baru, proyek monorail pertama yang akan dibangun untuk kelancaran transportasi jamaah haji dan proyek perluasan padang Arafah. Tahun ini, lokasi Padang Arafah ditambah luasnya hingga satu juta meter persegi agar lebih banyak menampung jamaah.

Pada kesempatan itu, Pangeran Khalid juga meresmikan pelayanan transportasi yang tahun ini baru pertama kali digunakan bagi para jamaah haji asal Iran dan negara-negara Afrika non-Arab. Layanan transportasi itu, dulunya digunakan untuk para jamaah asal Turki, Eropa, Amerika, Australia dan Asia Tenggara.

Sementara, proyek monorail yang akan menghubungkan tempat-tempat suci dengan kota Mekkah dipekirakan baru bisa dioperasikan pada musim haji tahun depan.

Tuntut Boediono Mundur, PAN Diminta Punya Etika Politik

Seruan tokoh Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais agar Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mundur terkait kasus Century dinilai kurang etis. Sebagai partai pendukung pemerintah, PAN semestinya tidak terlalu reaktif.

"Kalau PAN memutuskan untuk tak beroposisi dan ikut dalam pemerintahan SBY-Boediono, sebaiknya para politisinya tak menyerukan Wapres dan Menkeu nonaktif sebelum mereka diusut secara hukum," kata salah satu pendiri PAN Goenawan Mohammad sebagaimana termuat dalam e-mail yang disebar ke beberapa koleganya, Jumat (4/12/2009).

Menurut Goenawan, sebagai partai yang sejak awal berkomitmen mendukung pemerintahan SBY-Boediono, PAN harusnya tidak bersikap terlalu frontal. "Kalau mau demikian juga, lebih baik secara ksatria PAN beroposisi," jelasnya.

Sikap Amien yang begitu semangat menuntut Boediono mundur dianggap sebagai manuver politik yang kebablasan. Padahal saat kisruh Cicak-Buaya, Amien tidak sereaktif saat ini.

"Mereka, termasuk Amien Rais, memberi kesan ingin mendepak lawan politik dan merebut posisi. Seakan-akan PAN, yang sudah punya sejumlah menteri penting di kabinet, masih haus kekuasaan," tandasnya.

"Saya imbaukan ini kepada Amien Rais, yang dulu saya bantu dan dukung untuk memimpin partai dan mencalonkan jadi presiden. Saya juga imbau politisi PAN lain supaya jangan menebarkan suasana fitnah," pungkasnya.

Adly Fairuz Dampingi Shireen Hadapi Perceraian Orangtua

Kedua orang tua Shireen Sungkar akan bercerai. Sang kekasih, Adly Fairuz pun mengaku hanya bisa mendampingi Shireen melalui masa sulit tersebut.

Walaupun kemelut rumah tangga Fanny Bauty dan Mark Sungkar bukan hanya kali ini terjadi, tetap saja hal tersebut sangatlah berat bagi Shireen. Adly tak akan membiarkan kekasihnya sendirian.

"Aku cuma bisa dampingi Shireen sekarang ini," ujar Adly ditemui di JITEC, Mangga Dua, Jakarta Utara, Kamis (3/12/2009) malam.

Pentolan band The Adly's tersebut mengaku tak tahu menahu tentang masalah yang tengah dihadapi calon mertuanya tersebut. Bagi Adly itu bukanlah bagiannya.

"Aku nggak mau ikut campur. Itu urusan mereka. Aku di sini hanya untuk Shireen," tutur Adly seraya tersenyum.